otakatikawas!

otakatikawas!
Showing posts with label Hana Kamilia. Show all posts
Showing posts with label Hana Kamilia. Show all posts

Sri Lanka

|

Sri Lanka adalah suatu negara pulau yang terletak di pesisir tenggara India. Dahulu kala (hingga tahun 1972), negara ini dikenal dunia internasional dengan nama Ceylon. Dikenal dengan nama Ceylon karena dulunya negara ini dibawah penjajahan Britania, dan mereka akrab memanggil Sri Lanka dengan nama Ceylon. Pulau ini dikenal dengan nama Lanka.  Lankadeepa, Simoundou, Taprobane, Serendib, dan Selan. 

SRI LANKA
Sekitar 75% populasi Sri Lanka berasal dari suku Sinhala, yang mayoritas beragama Buddha mazhab Theravada. Kelompok besar lainnya adalah suku Tamil (18%) yang mayoritas beragama Hindu, dan tinggal di sebelah utara dan timur. Suku Tamil dibagi lagi kepada dua kelompok: Tamil Asli dan suku Tamil yang merupakan pendatang baru dari India.
Baik bahasa Sinhala maupun Tamil telah merupakan bahasa resmi sejak persetujuan India-Sri Lanka yang ditandatangani tahun 1989. Bahasa Inggris, bahasa pemersatu berdasarkan konstitusi, adalah bahasa ibu bagi sekitar 10% dari seluruh penduduk, dan dituturkan serta dimengerti dengan luas di Sri Lanka. Ketiga-tiga bahasa tersebut digunakan dalam pendidikan dan pemerintahan.
Minoritas yang lebih kecil adalah Muslim (7%), yang kebanyakan adalah keturunan Arab dan Melayu, suku Burgher (keturunan campuran Eropa; 1%) serta Wanniyala-Aetto atau Vedda, keturunan kebudayaan awal di Sri Lanka yang jumlahnya semakin surut. Agama-agama terbesar adalah Buddha (70%) dan Hindu (15%). Sekitar 7% dari populasi beragama Kristen (6% Katolik dan 1% Protestan).

LETAK GEOGRAFIS
Sebuah pulau di Samudera Hindia di ujung tenggara India, Sri Lanka sekitar setengah ukuran Alabama. Sebagian besar tanah datar dan bergulir; pegunungan di wilayah selatan naik-pusat untuk lebih dari 8.000 kaki (2.438 m)

SEJARAH
Negara pulau Sri Lanka ditempati oleh banyak kelompok etnis. Kelompok etnis yang saat ini merupakan penduduk terbesar dibandingkan dengan kelompok etnis lainnya, diperkirakan mulai berdatangan ke pulau ini sekitar pada abad ke 5 SM. Mereka berasal dari daratan India bagian selatan dan kemudian menetap di sekitar pesisir pantai sebelah barat. Mereka membangun sarana irigasi, berupa saluran-saluran air dan sarana penunjang lainnya, sampai akhirnya bisa menemukan teknik pertanian yang cukup maju, untuk menunjang kegiatan ini. Pada masa itu mereka sudah bisa memperdagangkan hasil pertanian mereka ke daerah-daerah lain, bahkan sampai ke daratan Tiongkok. Ternyata, letak georgafis Sri Lanka juga menguntungkan perdagangan di negara tersebut. Perdagangan ini ditunjang oleh letak geografis pulau ini yang terletak dalam jalur perdagangan dari barat sampai ke timur. Suku yang merupakan kelompok etnis terbesar kedua di negara ini diperkirakan mulai menetap ke wilayah ini antara awal Masehi hingga abad ke 12. Sekitar abad ke 14 mereka berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang terletak disekitar nya dengan ibu kotanya. Sebagian besar di antara mereka menempati wilayah bagian utara dan disektar pesisir pantai sebelah timur, sedangkan kelompok ketiga yang datang ke wilayah ini merupakan suku bangsa Moor. Mereka sebenarnya datang ke wilayah ini untuk berdagang, namun akhirnya kemudian menetap. Dengan semakin meningkatnya arti penting daerah ini bagi jaluir perdagangan barat - timur, berbagai kelompok etnis terdorong untuk menguasai seluruh wilayah. Karena itu, sampai abad ke 15, pulau ini penuh dengan pertentangan, invasi dan persaingan-persaingan antar dinasti. Bahkan setelah abad pertengahan pun pulau ini diwarnai banyak pertentangan antarbangsa untuk memperebutkan pulau ini. Bangsa Eropa yang pertama kali datang ke pulau ini adalah bangsa Portugis, yang datang pada tahun 1505, mereka berhasil menancapkan pengaruhnya di wilayah ini. Sekalipun mereka tidak pernah menaklukkan seluruh kawasan, kekuasannya berlangsung sampai tahun 1658, setelah Belanda berhasil menaklukkannya dalam berbagai pertempuran. Kekuasaan Belanda atas wilayah ini berlangsung dari tahun 1658 sampai tahun 1796 ketika Inggris mulai berkuasa dan mengambil alih kekuasaan Belanda. Sekitar tahun 1900 mulai tumbuh kesadaran nasionalisme di kalangan penduduk asli. Sembilan belas tahun kemudian mereka membentuk sebuah kongres nasional (Ceylon National Congress). Dalam kongres ini mereka mengajukan sebuah rancangan konstitusi yang menyakatakan antara lain: pentingnya penduduk asli mendapatkan mayoritas kursi dalam badan legislatif. Pada tahun 1931 Ceylon berhasil membentuk suatu konstitusi baru yang memungkinkannya menjalankan pemerintahan sendiri. Pada tahun 1947 kawasan ini memperoleh kedaulatan penuh dari tangan Inggris dan ditetapkan sebagai salah satu negara persemakmuran. Pada tahun ini juga mereka mengadakan pemilihan umum yang pertama untuk menetapkan siapa yang berhak menjalankan pemerintahan. Dalam pemilihan umum pertama ini, Partai Persatuan Nasional (United National Party) memenangkan suara terbanyak. Pada tanggal 2 Mei 1972, Ceylon berubah menjadi Republik Sri Lanka.

Indo-Arya emigrasi dari India pada abad ke-5 SM datang untuk membentuk kelompok etnis terbesar di Sri Lanka hari ini, Sinhala. Tamil, kelompok etnis terbesar kedua di pulau itu, pada awalnya dari wilayah Tamil dari India dan berhijrah antara abad ke-3 SM dan Masehi 1200. Sampai kekuasaan kolonial dikendalikan Ceylon (nama negara itu hingga 1972), penguasa Sinhala dan Tamil berjuang untuk dominasi atas pulau itu. The Tamil, terutama Hindu, mengklaim bagian utara pulau dan Sinhala, yang umumnya Buddha, dikendalikan selatan. Pada tahun 1505 Portugis menguasai Ceylon sampai kontrol India Belanda merebut Perusahaan (1658-1796). Inggris mengambil alih pada tahun 1796, dan Sri Lanka menjadi koloni Mahkota Inggris pada tahun 1802. Kopi yang dikembangkan Inggris, teh, dan perkebunan karet. Pada 4 Februari 1948, setelah tekanan dari para pemimpin nasionalis Ceylon (yang singkat menyatukan Tamil dan Sinhala), Ceylon menjadi dominasi berpemerintahan sendiri Commonwealth of Nations.

S.W.R.D. Bandaranaike menjadi perdana menteri pada tahun 1956 dan memperjuangkan nasionalisme Sinhala, Sinhala membuat satu-satunya bahasa resmi negara dan termasuk dukungan negara agama Buddha, semakin meminggirkan minoritas Tamil. Dia dibunuh pada tahun 1959 oleh seorang pendeta Budha. janda-Nya, Sirimavo Bandaranaike, menjadi perdana menteri pertama di dunia perempuan pada tahun 1960. The Ceylon namanya diubah menjadi Sri Lanka ("pulau gemilang") pada tanggal 22 Mei 1972.

kebencian minoritas Tamil mounting terhadap monopoli mayoritas Sinhala di kekuasaan politik dan ekonomi, diperburuk oleh perbedaan budaya dan agama, meletus dalam kekerasan berdarah tahun 1983. kelompok pemberontak Tamil, yang terkuat dari yang Pembebasan Macan Tamil Eelam, atau Macan Tamil, memulai perang saudara untuk memperjuangkan bangsa yang terpisah.

Presiden Ranasinghe Premadasa dibunuh di May Day rally politik pada tahun 1993, ketika pemberontak Tamil meledakkan bahan peledak diikatkan pada dirinya sendiri. ekstremis Tamil telah sering terpaksa untuk serangan teroris terhadap warga sipil. Presiden berikutnya, Chandrika Kumaratunga, berjanji untuk memulihkan perdamaian ke negara tersebut. Pada Desember 1999, ia sendiri terluka dalam serangan teroris. Pada awal tahun 2000, 18 tahun perang telah merenggut nyawa lebih dari 64.000, sebagian besar warga sipil.

PEMERINTAHAN DAN POLITIK
Sri Lanka merupakan negara yang terdiiri dari 9 provinsi; Timur, Tengah, Tengah Utara, Utara, Barat Utara, Sabaragamuwa, Selatan, Uva, Barat. Negara ini merupakan negara republik dan termasuk anggota negara persemakmuran. Sri Lanka menganut sistem multi partai. Partai Kemerdekaan Sri Lanka hampir selalu mendominasi pemilihan umum yang diadakan sejak negara ini memperoleh kedaulatan pada tahun 1947. Partai oposisinya yang paling dominan adalah Partai Nasional Bersatu (United National Party). Kepala pemerintahannya adalah seorang presiden yang dipilih untuk masa jabatan selama enam tahun. Kemudian ia mengangkat seorang perdana menteri dan anggota kabinet. Pengangkatan ini berdasarkan suara terbanyak dari hasil pemilihan umum. Berdasarkan amandemen yang ditetapkan tahun 1982, presiden memiliki kekuasaan untuk mengadakan pemilihan umum kembali minimal empat tahun setelah memangku jabatan. Untuk memudahkan pemerintahan daerah, Sri Lanka terbagi dalam beberapa distrik yang dikepalai oleh seorang gubernur. Kekuasaan tertinggi bagi setiap pemerintahan daerah ini terdiri atas dewan kotapraja, dewan kota, dewan urban dan dewan desa. Kekuasaan legislatif dipegang oleh Majelis Tunggal, yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (National State Assembly). Setiap anggota parlemen diangkat untuk masa jabatan enam tahun. Sekalipun begitu, dalam keadaan mendesak, presiden memiliki kekuasaan untuk mengadakan pemilihan umum setelah memangku jabatan selama empat tahun.

EKONOMI
Sri Lanka mengandalkan perekonomiannya pada ekspor pertanian. Di tahun 1987 sektor ini memberikan sumbangan sebesar 24,2 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB). Sektor pertanian ini menyerap hampir separuh jumlah tenaga kerja yang ada di seluruh negara. Sektor lain yang menyumbang PDB adalah perdagangan, industri, transportasi dan komunikasi, dan konstruksi. Di bidang pertanian, negara ini dikenal sebagai negara pengekspor teh terbesar kedua di dunia. Selain itu, negara ini juga di kenal sebagai negara pengekspor karet, kelapa dan serat. Produksi karetnya mencapai 36 persen produksi karet dunia. Sedangkan untuk kelapa, negara ini menyumbangkan sekitar 71 persen produksi karet dunia. Industri utamanya ialah grafit. Sebagian besar produksi ini di ekspor ke Jepang. Selain itu, saat ini negara ini sedang mengembangkan industri semen, tekstil, keramik dan kulit.

PENDUDUK
Penduduk Sri Lanka sebagian besar bertempat tinggal di pedesaan. Angka harapan hidup bagi penduduk Sri Lanka yang laki-laki adalah berusia 68 tahun dan yang perempuan 72 tahun. Sekitar 74 persen penduduk Sri Lanka merupakan kelompok etnis Sinhala. Penduduk yang lain terdiri atas kelompok etnis Tamil Sri Lanka (13 persen), Tamil India (6 persen), Moor Sri Lanka (7 persen) dan lainnya. Bahasa pengantar resmi yang dipergunakan oleh penduduk adalah bahasa Inggris.

SUMBER DAYA ALAM
Sumber daya alam yang paling utama dari negara ini adalah grafit. Sampai saat ini Sri Lanka menrupakan penghasil grafit terbesar di dunia. Grafit dari Sri Lanka juga terkenal memiliki kualitas yang tinggi. Sumber daya alam lain terdiri atas bijih besi dan batu mulia. Sumber-sumber daya ini banyak ditemui di wilayah bagian tengah. Selain itu, daerah ini juga memiliki sumber daya berupa kaolin, yakni bahan pembuat porselen, bahan pembuat genteng, ubin, barang pecah belah dan batu bata, pasir kuarsa dan batu gamping atau kapur.

IKLIM, FLORA DAN FAUNA
Pada umumnya, Sri Lanka memiliki iklim yang tropis. Adanya angin musim dan berbagai bentuk relief di beberapa tempat menyebabkan jumlah curah hujan beragam antara daerah satu dengan daerah lainnya. Setiap tahun, bagian wilayah tengah dan barat mendapat hujan lebih banyak dibandingkan wilayah lainnya (timur dan utara). Rata-rata curah hujan wilayah bagian barat dan tengah berkisar 2.250 - 5.450 milimeter, sedangkan di bagian timur dan utara sekitar 1.000 - 1.600 milimeter setiap tahunnya. Umumnya suhu udara di negara ini berkisar 26,7 derajat celsius hingga 28 derajat celsius. Suhu udara yang tertinggi terdapat di sekitar Trincomalee, yakni 36 derajat celsius.
Separuh wilayah negara ini masih berupa hutan lebat, padang rumput dan gurun. Namun akibat adanya pembabatan hutan secara liar telah menyebabkan kawasan hutan di negara ini menjadi rusak. Kerusakan ini telah mengakibatkan berkurangnya jumlah vegetasi. Jenis fauna paling menonjol di negara ini adalah gajah. Saat ini populasi gajah ini telah banyak berkurang. Diperkirakan jumlahnya hanya tinggal ratusan ekor di seluruh negara. Jenis-jenis fauna lain terdiri atas rusa, macan tutul, kera, monyet, srigala dan banteng.



http://www.infoplease.com/ipa/A0107992.html
http://geology.com/world/sri-lanka-satellite-image.shtml

[+/-]Baca Lebih Lanjut? Klik Judul Artikel

Tugas 2 - Wawancara

|

Nama: HANA KAMILIA
Narasumber: Tetangga (nama disamarkan suami-istri)
Topik: Krisis Moneter

Selasa, 24 Mei 2011
Pada hari selasa malam tanggal 24 mei 2011 saya mengunjungi rumah salah satu tetangga saya untuk saya wawancara mengenai Krisis Moneter pada tahun 1998. Saat itu saya hanya membawa laptop dan handphone saya, tidak membawa apa apa untuk diberikan kepada narasumber. Dan saat saya sedang mewawancarai narasumber, anak dari narasumber menyuguhkan segelas teh dingin dan roti. Agak menyesal saya tidak membawa apa apa sebagai buah tangan pada saat itu. Namun, karena saya memang terbilang sangat dekat dengan mereka, saya menghiraukan perasaan itu. Sesuai dengan syarat yang diberikan oleh narasumber, saya tidak diperkenankan untuk mempublikasikan identitas narasumber.


KRISIS MONETER
“Krisis yang melanda Indonesia pada 1997/1998, sebenarnya merupakan imbas dari apa yang terjadi di Thailand. Pada 14 Mei dan 15 Mei 1997, mata uang Thailand, Baht, terpukul oleh serangan spekulasi besar. Perdana Menteri Thailand waktu itu, Chavalit Yonchaiyudin, menyatakan, tidak akan akan mendevaluasi baht. Nilai mata uang baht diambangkan terhadap dolar. Akibatnya, baht, yang sejak 1985 dipatok pada 25 baht terhadap satu dolar AS, jatuh tajam dan hilang setengah harganya. Nilai tukar baht menjadi 56 baht per satu dolar AS, pada Januari 1998. Pasar saham Thailand jatuh 75% pada 1997. Finance One, perusahaan keuangan terbesar di Thailand, bangkrut. Pada 20 Agustus 1997, International Monetery Fund (IMF) menyetujui memberikan paket dana talangan sebesar 3,9 milyar dolar.
Pada 1997, sebenarnya kondisi ekonomi di Indonesia tampak jauh dari krisis. Tidak seperti Thailand, tingkat inflasi Indonesia lebih rendah. Neraca perdagangan surplus lebih dari 900 juta dolar, persediaan mata uang luar lebih dari 20 milyar dolar, sektor perbankan berjalan baik. Nilai tukar rupiah terhadap dolar, menguat. Dalam kondisi ekonomi seperti itulah, banyak perusahaan di Indonesia meminjam uang dalam bentuk dolar AS.
Namun, ketika krisis melanda Thailand, sehingga nilai baht terhadap dolar anjlok, maka nilai dolar pun menguat. Penguatan nilai tukar dolar berimbas ke rupiah. Nilai rupiah anjlok terhadap dolar. Kepanikan semakin menjadi-jadi, ketika perusahaan yang tadinya banyak meminjam dolar (ketika nilai tukar rupiah kuat terhadap dolar), kini sibuk memburu/membeli dolar untuk membayar bunga pinjaman mereka yang telah jatuh tempo, dan harus dibayar dengan dolar. Nilai rupiah pun semakin jatuh lebih dalam lagi. IMF datang dengan paket bantuan 23 milyar dolar, tapi tidak mampu memperbaiki keadaan. Malahan akhirnya paket bantuan IMF itu, yang dalam penggunaannya banyak terjadi penyelewengan, malah semakin menambah beban utang yangharus ditanggung oleh rakyat Indonesia.
Inflasi dalam negeri Indonesia meningkat tajam. Harga sembako, maupun barang-barang lain melonjak berlipat kali. Krisis yang melanda Indonesia ini memuncak ketika pada Mei 1998, Presiden Suharto dipaksa mundur, setelah sebelumnya terjadi berbagai kerusuhan.
Krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat sejak pemerintahan George Bush, memuncak ketika bank-bank di AS harus menerima kenyataan terjadinya kredit macet dalam bidang perumahan sekitar lima trilyun dolar, yang menguncang perekonomian AS. Bursa saham Di AS dan negara-negara maju lainnya, terguncang, mengalami penurunan yang drastis. Indonesia pun terkena imbasnya. Bursa saham di Indonesia juga mengalami guncangan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar pun gonjang-ganjing. Kekhawatiran orang awam (masyarakat umumnya), krisis ini akan menyebabkan terulangnya krisis pada 1997/1998. Kenaikan harga sembako dan barang-barang lainnya, seakan sudah di depan mata.” http://www.gemadepok.com/index.php?mod=article&cat=Natl&article=70”

WAWANCARA
Pada saat krisis moneter, seperti pada artikel diatas, tetangga saya sebagai narasumber sangat merasakan dampak dari krisis moneter. Karena lonjakan harga yang melambung tinggi, mereka sampai menjual harta bendanya seperti; mobil, tas golf dan perangkatnya, kamera, jam tangan, dan barang barang berharga lainnya karena tidak mempunyain uang yang cukup untuk hidup di keadaan krisis moneter itu. Pada saat itu tetangga saya sedang melanjutkan pendidikan S2 di ITB. Karena harga harga barang naik, tetangga saya sampai harus menghemat pembelian makanan.

“Saking susahnya hidup saya saat itu saya sampai makan tempe melulu, gak pernah makan daging! Boro boro makan daging… Pokoknya patut dikasih zakat deh, tapi gak ada yang ngasih tuh! Hehehe…” ceritanya sambil bercanda.

Pada saat itu, sebagian besar masyarakat termasuk tetangga saya dan rekan rekannya langsung pulang setelah berkerja agar tidak terkena dampak kerusuhan yang sering terjadi pada saat itu. Karena ternyata ada saat dimana satu minggu penuh terjadi kerusuhan yang parah seperti maraknya membakar tempat tempat umum.

Namun, pasti ada dampak positif dari kejadian ini. Saya cukup penasaran dampak positif dari krisis moneter, karena menurut pandangan saya sendiri sepertinya itu buruk bagi Indonesia. Dampak positif dari krisis moneter menurut narasumber ternyata, ia jadi lebih telaten mengurus rumah tangga, karena ia dirumah saja. Ia jadi lebih mengurus anaknya yang kebetulan saat itu masih terbilang balita. Tetangga saya ini tidak berani keluar rumah karena maraknya kerusuhan yang terjadi, sehingga ia berdiam diri dirumah saja.

Menurut narasumber, ternyata akibat krisis moneter itu, banyak orang yang bercerai, seperti teman dari tetangga saya. Banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena di PHK, dari yang berkecukupan hingga tidak memiliki apa apa lagi, sehingga sang istri tidak tahan dengan kemiskinan suami. Rata rata orang yang ter PHK adalah orang yang bekerja di Bank. Karena bank yang paling terkena dampaknya karena sumber uang secara keseluruah ada pada Bank.
Tetangga saya khawatir dengan negara Indonesia, apalagi dengan terjadinya banyak kerusuhan seperti membakar tempat tempat; supermarket, swalayan, narasumber khawatir dengan pasokan makanan yang ada.

Akhir kata, ia menutup dengan guyonan guyonannya yang lucu. Tetangga saya ini memang lucu walau terkadang jayus, namun beliau memiliki pemikiran yang baik dan bisa diajak kerjasama, seperti contohnya dengan senang hati bersedia diwawancara untuk tugas sejarah saya ini.

[+/-]Baca Lebih Lanjut? Klik Judul Artikel

Prasasti Talang Tuo dan Museum Nasional

|

Nama: HANA KAMILIA
Prasasti Talang Tuo
Museum Gajah Nasional

Jum’at, 20 Mei 2011
Museum Gajah adalah salah satu museum terkenal di Jakarta. Museum ini terletak di Jakarta Pusat. Pada semester lalu, saya dan kedua teman saya, Della dan Kiki mengunjungi tempat ini untuk mengerjakan tugas fotografi sejarah. Namun pada saat itu museum ini sedang di renovasi, sehingga hanya beberapa tempat saja yang bisa kami lihat. Karena timbulnya rasa keingin tahuan gedung baru Museum Gajah, pada saat diberikan tugas ini saya memilih Museum Gajah untuk saya kunjungi. Saya pergi ke museum gajah bersama Akla, Kayrana, Cintya, Raras, Michelle, Naad, Adis, Adira, Della, Kiki, Eka, Olaf, Andry, Okti, Ifan, Yoga, dan Heza. Kami pergi selepas solat jum’at selesai, namun karena ada sedikit hambatan, kami baru keluar dari sekolah pada pukul setengah 2. Sesampainya di Museum Gajah, kami membeli tiket masuk. Awalnya kami kira harus membeli tiket dewasa yang seharga 5000. Namun ternyata diberikan keringanan untuk kami sehingga hanya membayar 2000 sebagai tiket anak anak. Awalnya kami berkeliling ke gedung lama, yang tidak di renovasi, namun karena gedung lama itu agak gelap sehingga tidak bagus untuk di foto. Lalu kami segera berpindah ke gedung baru, dan bertemu teman XI IPA 1 yang lain, karena terpisah mobil. Gedung baru itu terdiri dari 4 lantai, dan basement. Sayangnya, kami tidak bisa memasuki wilayah lantai 4, dikarenakan saat itu mati lampu sehingga, lantai 4 diamankan. Walau begitu, saya cukup senang melihat 3 lantai gedung baru museum Gajah. Saya berfoto dengan banyak benda, dari mulai sepeda zaman dahulu sampai prasasti. Dari banyak foto yang saya ambil, prasasti Talang Tuo lah yang saya jadikan objek dari tugas ini.

MUSEUM GAJAH
Sesuai dengan namanya, dari saat memasuki wilayah museum, kami sudah disambut dengan patung gajah yang terletak agak tinggi. Museum Gajah atau biasa dikenal dengan Museum Nasional Republik Indonesia adalah salah satu wujud pengaruh Eropa, terutama semangat Abad Pencerahan, yang muncul pada sekitar abad 18. Gedung ini dibangun pada tahun 1862 oleh Pemerintah Belanda di bawah Gubernur-Jendral JCM Radermacher. Museum ini diresmikan pada tahun 1868, tapi secara institusi cikal bakal Museum ini lahir tahun 1778, tepatnya tanggal 24 April, pada saat pembentukan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen oleh pemerintah Belanda. Radermacher menyumbang sebuah gedung yang bertempat di Jalan Kalibesar beserta dengan koleksi buku dan benda-benda budaya sehingga menjadi dasar untuk pendirian museum. Di masa pemerintahan Inggris di bawah pimpinan Sir Thomas Stamford Raffles (1811-1816), yang juga berlaku sebagai Direktur dari Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen memerintahkan pembangunan gedung baru yang terletak di Jalan Majapahit No.3. Gedung ini digunakan sebagai museum dan ruang pertemuan untuk Literary Society (dahulu bernama "Societeit de Harmonie".) Gedung ini sekarang berada di kompleks Sekretariat Negara.
Di tahun 1862, setelah koleksi memenuhi museum di Jalan Majapahit, pemerintah Hindia-Belanda mendirikan gedung baru yang berlokasi di Jalan Merdeka Barat No.12. Gedung ini dibuka untuk umum pada tahun 1868.
Museum Nasional dikenal sebagai Museum Gajah sejak dihadiahkannya patung gajah perunggu oleh Raja Chulalongkorn dari Thailand pada 1871. Tetapi pada 28 Mei 1979, namanya resmi menjadi Museum Nasional Republik Indonesia. Kemudian pada 17 September 1962, Lembaga Kebudayaan Indonesia yang mengelolanya, menyerahkan Museum kepada pemerintah Republik Indonesia. Sejak itu pengelolaan museum resmi oleh Direktorat Jendral Sejarah dan Arkeologi, di bawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Tetapi mulai tahun 2005, Museum Nasional berada di bawah pengelolaan Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.
Catatan di website Museum Nasional Republik Indonesia pada tahun 2001 menunjukkan bahwa koleksinya telah mencapai 109.342 buah. Jumlah koleksi itulah yang membuat museum ini dikenal sebagai yang terlengkap di Indonesia. Pada tahun 2006 jumlah koleksinya sudah melebihi 140.000 buah, tapi baru sepertiganya saja yang dapat diperlihatkan kepada khalayak.
Museum ini terletak di Jalan Merdeka Barat 12, Jakarta Pusat, DKI Jaya, Indonesia.

PRASASTI TALANG TUO
Prasasti ini berasal dari sumatera selatan, tepatnya di Palembang. Prasasti ini berisi tentang pembuatan kebun Srikserta atas perintah Punta Hyang Sri Janayasa untuk kemakmuran semua makhluk. Ada juga doa dan harapan yang jelas menunjukan sifat agama Buddha.
Berikut ini adalah terjemahan isi prasasti versi Slamet Muljana :

“Bahagia! Tahun Saka 606 pada hari kedua bulan terang caitra, itulah waktunya taman Sriksetra ini diperbuat, milik Dapunta Hyang Sri Jayanaga. Ini pesan Dapunta Hyang: Semua yang ditanam di sini; nyiur, pinang, enau, rumbia dan lain-lain yang (berupa) pohon, dimakan buahnya, serta aur, buluh betung dan yang semacam itu. Demikian pula taman-taman lainnya dengan sebat telaga; semuanya yang kuperbuat, semua perbuatan baik, dimaksud untuk kebahagiaan semua makhluk yang bergerak dan tidak bergerak. Hendaklah daya-upaya beliau yang sangat baik itu mendapat kesukaan di kemudian hari dengan jalan lain. Semoga beliau mendapat makanan dan air untuk minumnya. Semuanya yang dibuatnya; ladang, kebun luas, menghidupi binatang-binatang, ramai para abdi suburlah. Jauhkanlah beliau dari segala bencana, siksaan dan penyakit tidak dapat tidur. Bagaimanapun, barang usahanya hendaklah berhasil baik, binatang-binatang lengkap semua, beliau dari sakit dibuat awet muda. Dan lagi, hendaklah semua yang disebut abdi setia baktilah mereka pada beliau. Yang menjadi sahabat beliau, janganlah mereka itu mendurhaka pada beliau; yang menjadi bini beliau hendaklah tetap setia sebagai istri pada beliau. Dimanapun beliau berada, janganlah dilakukan curi, curang, bunuh dan zina di situ. Dan lagi, hendaklah beliau bertemu dengan khalyanamitra, membangun bodichita dengan maitra, menjadi pertapa pada dang hyang Ratnatraya, melainkan senantiasa teguh bersila dengan senang membangun tenaga, keuletan, pengetahuan tentang perbedaan semua sipakala dan pemusatan fikiran. Mudah-mudahan beliau memperoleh pengetahuan, ingatan dan kecerdasan dan ketetapan mahasatwa badan manikam vajracarira yang sakti tanpa umpama, kemenangan dan ingatan pada kelahiran yang telah lampau, indra lengkap, rupa penuh, kebahagiaan, kegembiraan, ketenangan, kata manis, suara Brahma, jadi laki-laki karena kekuatannya sendiri, hendaklah beliau memperoleh cintamanididhara, memperolah janmawacita, karmmawacita, akhirnya beliau mendapat anuttarabisamyaksambhodi.”

Prasasti Talang Tuwo ditemukan pada tanggal 17 November 1920 oleh Louis Constant Westenenk (residen Palembang kontemporer) di kaki Bukit Seguntang, dan prasasti ini ternyata adalah peninggalan Kerajaan Sriwijaya.
Keadaan fisik prasasti ini masih baik. Bidang datar yang ditulisi berukuran 50cm × 80 cm. Di tepinya dihiasi dengan motif kepala ular kobra berjajar dan di bawahnya terdapat talang untuk menyalurkan air. Prasasti ini berangka tahun 606 Saka (23 Maret 684 Masehi), ditulis dalam aksara Pallawa, berbahasa Melayu Kuna, dan terdiri dari 14 baris. Sarjana pertama yang berhasil membaca dan mengalihaksarakan prasasti talang tuo adalah van Ronkel dan Bosch, yang dimuat dalam Acta Orientalia. Sejak tahun 1920 prasasti talang tuo disimpan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, dengan nomor D.145.





Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Nasional_Indonesia
http://www.forumbebas.com/thread-27023.html

[+/-]Baca Lebih Lanjut? Klik Judul Artikel

Autobiografi Hana Kamilia

|

PASCA LAHIR

Aqiqah
3 bulan, Anyer.

Hari itu, seluruh keluarga besar menyambut saya dengan gembira. Jumat, 13 mei 1994 tepatnya sehabis maghrib, saya dilahirkan di Rumah Sakit Bunda. Bayi mungil seberar 2,9 gram itu membuat ayah dan ibu saya, Eddy Sebastian Basjir dan Dewi Putricia Mulyani, bahagia tiada tara.
Hanan Kamila adalah nama yang dibuat kedua orang tua saya, namun kakek saya, yang biasa saya panggil Angku, merevisinya menjadi Hana Kamilia. Kamilia disini diambil dari suatu kebun di kampung ibu saya dulu, Takengon (aceh tengah). Saya sudah menjadi adik dari kakak-kakak saya sejak saya lahir. Mereka adalah Nurul Putri, yang berbeda 7 tahun dari saya, dan Muhammad Ikhsan, yang berbeda 4 tahun.
Seminggu setelah saya lahir, tepatnya 20 mei 1994, diadakan lah acara Aqiqah saya. Rambut saya di potong sedikit, dan ayah saya memotong kambing sendiri di halaman rumah. Ternyata, diumur saya yang ke 40 hari, saya untuk pertama kalinya pergi keluar kota bersama keluarga besar saya. Kami pergi ke cisarua. Dan diumur 3 bulan saya, saya pergi ke anyer bersama keluarga besar.


Pada awal mei 1994, mantan juara dunia Formula 1, Ayrton Senna, tewas pada kecelakaan di Imola. Para etnis Tionghoa di Indonesia turut berduka atas meninggalnya Ayrton Senna. Pada tahun 1994 juga Brazil berhasil mengalahkan Italia lewat adu penalti untuk pertama kalinya di Piala Dunia FIFA 1994.



TAMAN KANAK-KANAK


Hari pertama masuk TK
Lomba membaca doa


Pesta tutup tahun ajaran 1998/1999


Pada tahun 1998, saya memasuki dunia baru. Saya mulai bersosialisasi pada dunia luar dan teman teman sebaya saya, tepatnya 20 Juli 1998. Itu adalah hari pertama saya memasuki Taman Kanak-kanak, dimana saya masih ditemani bunda dan pembantu saya yang menunggu diluar kelas. Pada hari itu pula, di hari pertama saya masuk sekolah dan saya menangis karena malu ketinggalan bekal, yang ternyata bekal itu ada di bagian bawah tas saya hahahaha. Pada awal TK-B, saya mengikuti lomba membaca doa untuk ayah dan ibu, dan tidak disangka saya menjadi salah satu juaranya. Ternyata, masa taman kanak-kanak saya ternyata lumayan aktif, saya menampilkan suatu tarian bersama teman-teman di Pesta Tutup Tahun Ajaran 1998/1999. Ibu saya mendaftarkan saya les di KUMON saat saya TK-B, sehingga mulai saat itu saya sudah menjalani hari-hari saya dengan mengerjakan tugas KUMON setiap harinya. Pada tahun 1999, berita duka melanda keluarga saya, ibu dari nenek saya meninggal. Hari itu seluruh keluarga sibuk mengurus beliau, saya yang hari itu sekolah akhirnya menunggu di sekolah sampai dijemput, padahal sekolah telah usai. Kakak saya (Ikhsan), yang dulu bersekolah di sekolah yang sama namun sudah tingkat Sekolah Dasar, menjemput saya di TK dan menunggu bersama. Saya dulu tidak menangis, karena saya belum mengerti. Sesampainya di kuburan, ternyata ibu nenek saya, yang akrab saya panggil Datuk sedang dalam proses penguburan :-(.




Pada 19 Januari 1999, konflik Ambon pecah. Konflik ini adalah kerusuhan Ambon atau Maluku yang semula adalah sebuah tragedi kemanusiaan yang disebabkan oleh peristiwa kriminal biasa, ternyata berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan merupakan sebuah rekayasa yang direncanakan oleh orang atau kelompok tertentu demi kepentingannya dengan mempergunakan isu SARA dan beberapa faktor internal didaerah. Peristiwa ini telah menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang cukup besar serta telah membawa kemisikinan dan kemelaratan bagi rakyat di Maluku pada umumnya, dan kota Ambon pada khususnya.



SEKOLAH DASAR








Pada tahun 2000, masih dengan sekolah yang sama, saya memasuki tahap Sekolah Dasar. Di masa ini, saya merasa ada banyak perubahan terhadap diri saya. Sekolah saya, SD Islam Al-ikhlas atau banyak dikenal dengan sebutan Alix, untuk kelas 1 dan 2 SD dibagi menjadi 4 kelas. Namun, 2 kelas memulai kelasnya pada pagi/siang hari, dan begitu juga sebaliknya dengan kelas 2 lainnya. Saya dulu kelas 1B dan 2B, sehingga kelas saya mulai bersama kelas D. Jadi dulu, saya belum begitu mengenal teman-teman dari kelas A dan C. Saya cenderung pendiam pada masa itu. Tidak sangat pendiam, namun saya tidak begitu banyak berbicara. Di kelas 3 SD, saya berkenalan dengan lebih banyak teman, karena saat itu 4 kelas yang ada sudah dijadwalkan dalam satu waktu. Pada kelas 3SD ini saya menjadi lebih banyak berbicara malah terkesan cerewet karena berteman dengan teman teman yang berisik. Saat saya kelas 4, saya menjadi pasukan pengibar bendera. Dan, saat itu ada pengalaman yang tidak pernah lepas dari ingatan saya. Bendera yang saya kibarkan tidak bisa dinaikan, karena tali tiangnya tersangkut. Saya agak malu saat itu karena 6 angkatan pada pagi hari itu melihat kekonyolan kami. Kelas 5SD saya bagaikan permen nano-nano. Ada manis, asam, asin, campur campur rasanya. Kelas ini adalah kelas dimana saya untuk pertama kalinya memiliki gang. Tapi pertemanan dikelas ini juga yang membuat saya memiliki musuh, bahkan bermusuhan dengan sahabat-sahabat saya sendiri.
Kelas 6 saya lebih fokus untuk belajar, karena tahun itu masa Sekolah Dasar saya selesai, dan akan dilanjut kan ke SMP. Tetapi masa itu saya kesulitan dalam pelajaran IPS. Saya kurang bisa menghafal, sehingga saya menjadi anak paling bawah untuk pelajaran itu.
Pada tahun 2005 di bulan Ramadhan, Angku saya meninggal. Saya benar benar sedih saat itu, karena Angku dan cucu-cucunya lumayan dekat. Ia selalu melihat rapot saya setiap rapot dibagikan, dan satu hal lagi yang sering ia lakukan kepada saya adalah mengoleskan wangi wangian di tangan saya. Di bulan Ramadhan pula, namun pada tahun 2006, sodara saya, Galaska, juga meninggal karena penyakit tumor. Jujur, saya kagum dengan bang dasa, karena diusianya yang tidak tergolong dewasa, ia sungguh kuat dan sabar.

Pada tahun 2001 Ibu Megawati diangkat sebagai Presiden RI, dan IMF menghentikan bantuannya ke Indonesia. Pada tahun 2003, pembicaraan damai antara Pemerintah Indonesia dan GAM gagal. Beberapa bulan kemudian, Darurat Militer diberlakukan di Provinsi aceh pada bulan mei. Pada bulan Agustus, sebuah bom mobil meledak di depan Mariott Hotel Jakarta. Belasan orang tewas dan 152 orang lainnya luka luka. Susilo Bambang Yudhoyono memenangkan pemilu tahun 2004, dan diangkat menjadi Presiden.  Flu burung merebak pada tahun 2005. Dan pada tahun 2006 Indonesia mengalami bencana alam yang sangat dahsyat yaitu tsunami di Aceh dan sekitarnya.



SEKOLAH MENENGAH PERTAMA



Di tahun 2006, saya telah lulus SD, dan melanjutkan ke SMP Negeri 19 yang berada di daerah mayestik. Pada masa awal SMP, tepatnya kelas 7, saya merasa tidak betah di sekolah. Karena saya tidak begitu mengenal teman-teman sekitar saya. Proses adaptasi saya agak sulit saat itu, dikarenakan saya belum terbiasa beradaptasi, namun lambat laun saya terbiasa dan bersosialisasi dengan normal. Kelas 8 yang saya jalani menjadi saat saat dimana saya bermain, tapi saya juga tetap belajar. Bahkan, saya memiliki saingan di kelas yang memotivasi saya untuk mendapat nilai yang bagus. Pada kelas 8 pula, saya pertama kalinya menjadi Pemimpin Upacara. Pada tahun 2007, saya untuk pertama kalinya mengunjungi kampung ibu saya, Takengon. Pada masa ini, saya banyak mengikuti les les diluar, seperti Ar-radhia, EF, dan KUMON. Dan di kelas 3 SMP saya mengikuti bimbingan belajar INTEN untuk mempersiapkan UAN. Saya lulus SMP pada tahun 2009, dengan NEM 35.00. Saya agak kecewa dengan NEM saya yang kurang memuaskan, karena saya ingin sekali sekolah di SMA 8 atau SMA 28. Dengan nilai 35.00 tidak cukup untuk saya memasuki kedua sekolah tersebut. Disamping itu, saya juga kecewa karena saya merasa saya telah berusaha keras dalam proses belajar menghadapi UAN.


Pada tahun 2007, Adam Air Penerbangan 574 mengalami kecelakaan, dan sampai sekarang masih menjadi misteri. Seluruh penumpang dan awak pesawat tidak pernah diketemukan jenasahnya dan dianggap meninggal. Dan pada tahun 2009, 27 maret tanggul situ gintung jebol dan merenggut nyawa 99 orang.



SEKOLAH MENENGAH ATAS

2011
XB 2009
Saya melanjutkan pendidikan saya di SMA Labschool Kebayoran. Saya menjalani Trip Observasi dan Bintama sebagai syarat kelulusan pada saat saya kelas 1 SMA. Trip Observasi kami lakukan di tahun 2009, dibimbing oleh kakak OSIS, kami belajar peduli terhadap kehidupan desa. Bintama kami lakukan di tahun 2010, kegiatan ini di latih oleh KOPASSUS di grup-1 Serang. Kegiatan ini mengajari kami untuk lebih disiplin terhadap waktu, dan kegiatan kemiliteran lainnya. Saya mengikuti 2 kegiatan disekolah; Tari tradisional sebagai ekstrakulikuler, dan Lamuru. Saya sangat menikmati 2 kegiatan saya ini, 2 kegiatan ini memiliki manfaat masing masing yang berbeda bagi saya. Karena sibuknya kegiatan di sekolah saya ini, saya berhenti KUMON.  Pada tahun 2010, saya mengikuti misi budaya ke perancis, tepatnya kota Romans. Saya dan teman teman, membawa nama Indonesia menjadi penari di Internasional Folklore Festival. Pada bulan Agustus 2010, saya resmi menjadi Koordinator MPK Kesenian di periode 2010/2011. Pada akhir februari 2011, saya dan tim saya memenangkan juara 1 tari saman di SkyFest.



Pada 25 Juni 2009, penyanyi terkenal Michael Jackson meninggal dunia. Pada 17 Juli 2009, Bom meledak di Ritz Carlton Jakarta dan JW Marriott. Pada tahun ini juga gempa bumi berkekuatan 7,9 SR mengguncang sumatra barat. Pada tahun 2010, terjadi gempa bumi di Haiti pada 7 Januari, kota padang pada 5 maret, di kepualuan mentawai pada 25 oktober. Dan pada 26 oktober, gunung merapi meletus. Pada 11 maret 2011, terjadi gempa bumi dan tsunami di Sendai, Jepang, dengan kekuatan 9.0 SR.



MASA DEPAN

Saya memasuki masa kelas 3 SMA. Ini adalah saat dimana saya harus belajar sungguh sungguh agar saya lulus dengan hasil yang memuaskan, dan bisa memasuki Perguruan Tinggi yang diinginkan. Saya berencana untuk masuk ke Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Industri, karena saya menyukai pelajaran matematika dan fisika. Akan tetapi, saya juga tertarik pada Akutansi, sehingga saya tertarik untuk masuk Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.


QUOTE:    "You are the one who live your life. Not everybody else."



Periodesasi:
1994 : Lahir di RS Bunda pada tanggal 13 mei.
1998 : Masuk TK Islam Al-Ikhlas.
2000 : Lulus TK, lalu melanjutkan ke SD Islam Al-Ikhlas.
2006 : Lulus SD, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 19.
2009 : Lulus SMP, lalu melanjutkan ke SMA Labschool Kebayoran.

[+/-]Baca Lebih Lanjut? Klik Judul Artikel

 

Design modified by mugimunteng | Basic Design by Dzignine in Collaboration with Trucks, SUV, Kidney Stones